Peranan Keluarga dalam Membangun Jati Diri didalam Diri Seseorang



Oleh : Millati Izzatillah

I.                   Pendahuluan
A.      Latar Belakang
Apabila kita berbicara tentang jati diri manusia yang berkualitas, bukan karena yang mempunyai banyak harta dan bergaya hidup mewah. Akan tetapi kemewahan itu terkadang  yang menjadi malapetaka. Banyak hal dalam kehidupan yang semuanya berawal dari pikiran. Pikiran yang berkualitas,itu dihasilkan oleh Jati diri yang berkualitas pula. Karena jati diri akan membentuk pribadi seseorang.
 Akan tetapi banyak kita jumpai di sekitar kita bahwa generasi muda memiliki presentasi yang begitu kecil dalam hal sikap,akhlaq, moral dan etika. Banyak yang menganggap enteng tentang ini, padahal ini modal yang sangat penting untuk hidup bermasyarakat.
B.      Tujuan
Keluarga adalah guru pertama dalam setiap individu, keluarga disini adalah orang yang mengasuh dan menjadi guru pertama dan juga  yang membangun jati diri pada setiap individu.  Terutama orang tua. Jati diri anak ada di tangan para orang tua. Maka bentuklah menjadi pribadi yang berkualitas guna menjadi generasi penerus yang membanggakan.

II.                 Tinjauan Teori
Terjadi tauran antar sekolah, terjerumus NARKOTIK, track motor, Kacau pada pembelajaran, melawan guru, membantah orang tua, penyalah gunaan kemajuan teknologi dah bahkan lupa bersyukur pada Tuhan. Ini semua keadaan yang sudah sangat sering kita liat pada anak-anak zaman sekarang.  Sangat sulit untuk mengubah sesuatu yang telah terbentuk, karena telah mengakar  di pribadi seperti contoh diatas. 
III.              Metodologi
Seperti contoh yang telah di jelaskan  tinjauan teori,  pembentukan jati diri sesorang sangatlah penting. Dan Keluarga menjadi kunci utamanya. Memberikan pendidikan pertama,dengan menumbuhkan dasar nilai kehidupan yang bermoral. Menanamkan pentingnya memiliki jati diri yang menerapkan etika dan kesopanan di kehidupanya kelak.
Sesunggunya orang-orang yang memiliki  pribadi yang kurang baik, tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Karena sesungguhnya yang salah adalah didikan ketika pembentukkan jati diri.

IV.              Studi Kasus
Untuk para generasi muda yang kelak akan menjadi orangtua, marilah kita tanamkan pada generasi penerus kita kelak untuk  membangun generasi baru yang mempunyai jati diri yang sangat berkualitas.

V.                Pembahasan
A.    Definisi Keluarga
Keluarga berasal dari bahasa Sansekerta "kulawarga". Kata kula berarti "ras" dan warga yang berarti "anggota". Keluarga adalah lingkungan di mana terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut.
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. 
Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan

B.    Dampak positif dari Peranan Keluarga dalam Membangun Jati Diri didalam Diri Seseorang

Ø  Menjadi pribadi yang bertanggung jawab
Ø  Mengeti tata karma dan kesopanan
Ø  Menjaga etika dalam pergaulan masyarakat
Ø  Dapat menentukan langkah didalam kehidupan
Ø  Mudah di terima di berbagai lapisan masyarakat
C.      Dampak negatif  dari Tidak berperanannya Keluarga dalam Membangun Jati Diri didalam Diri Seseorang
·         Kacau dalam menentukan hidupnya
·         Salah dalam memilih pergaulan
·         Terjerumus kepada sesuatu yang buruk
·         Memiliki pribadi yang kurang baik.
VI.              Penutup
Dengan Pendidikan yang di berikan oleh keluarga dapat menjadikan Jati diri yang berkualitas, yang tidak berfikir kerdil,  dan yang memiliki etika dan tata karma. 
VII.           Daftar pusaka
Rosse La. 1996.Menggali potensi diri citra pribadi berkualitas.Jakarta: Pustaka Kartini
Carnegie Dale. 1993.How to win Friends and Influence People(Bagaimana mencari kawan dan mempengaruhi orang lain).Jakarta: Binarupa Aksara
http://id.wikipedia.org/wiki/Keluarga (diakses pada 6 oktober 2011)












Comments

Popular posts from this blog

SURAT KETERANGAN KESEHATAN ROHANI DAN JASMANI UNTUK PERSYARATAN MENGURUS NIDN

SELLY: SI KEYBOARD AJAIB UNTUK PENJUAL ONLINE