Ekonomi syariah; Peluang Indonesia Mengatasi krisis global

Ini adalah tulisan gue yang gw ikutin di lomba hatta rajasa writting competition..... Semoga pemenangnya adalah gw,,hehehe...amien... Ekonomi Syariah ; Peluang Indonesia Mengatasi Krisis Global Krisis global, sesuatu yang terdengar begitu mengerikan ditelinga kita. Karena sekarang hal ini hadir didunia dan meresahkan hampir semua manusia, mulai dari kalangan pemerintah, pengusaha, atau bahkan masyarakat umum sekalipun. Krisis global selalu direlasikan dengan perekonomian, yaitu peristiwa dimana seluruh sektor ekonomi pasar dunia mengalami keruntuhan secara perlahan dan nantinya akan mempengaruhi sector-sektor lain di seluruh dunia. Ini dapat kita lihat bahwa negara adidaya yang memegang kendali ekonomi pasar dunia, yang mulai mengalami keruntuhan besar pada sektor ekonominya. Bisa kita bayangkan betapa mengerikannya krisis global ini, negara adidaya saja kewalahan menghadapi masalah ini, padahal negara adidayalah yang menjadi pengendali utama perekonomian dunia. Lalu bagaimana nasib negara-negara yang sedang berkembang???, ya, salah satunya adalah negara kita tercinta, Indonesia. Krisis Global terjadi karena permasalahan ekonomi pasar di seluruh dunia yang tidak dapat dielakkan karena kebangkrutan perekonomian dunia yang terus menerus berusaha menggerogoti secara perlahan dan kian mencekik kehidupan perekonomian dunia. Salah satu penyebab utama hal ini adalah efek penetapan bank konvensial, yaitu ketika suatu negara terlilit hutang yang begitu menjerat akan besarnya bunga dari setiap pinjaman. Para pakar ekonomi barat mengakui kelelahan akan sistem bank konvensional, karena mereka merasakan sistem ini sudah mulai mengakibatkan kerugian yang dimana angka kerugian terus dan akan terus bertambah. Kerugian besar yang dialami negara adidaya, sang pengendali perekonomian dunia itu akan berdampak negatif untuk perekonomian dunia. Permasalahan ekonomi selalu menjadi masalah terbasar untuk semua lapisan kehidupan manusia, masalah yang sangat sulit diatasi dan tidak pernah selesai. Tetapi “sulit” bukan berarti tidak mampu, sulit bukan berarti tidak dapat teratasi. Perlu ditanamkan pada seluruh generasi muda Indonesia bahwa “Peluang selalu ada dibalik kesulitan”. Orang- orang Tionghoa menyebut krisis dengan istilah we ci, yang artinya tantangan dan kesulitan adalah peluang yang besar. Semakin besar tantangan maka semakin besar pula peluang.Bapak Nur Kuntjoro(Former COO Tupperware Indonesia, Provit Improvement and Turnaround Consultant) mengatakan Peluang ini akan tercipta dari ide-ide yang bisa dikatakan menentang arus, atau “thinking out of the box” yaitu berfikir yang lepas dari batas-batas konvensional. Perkataan beliau pun terbukti, perusahaan yang beliau pimpin mampu memperoleh keuntungan mencapai dua ratus persen disaat krisis moneter melanda Indonesia pada tahun 1998. Begitupun untuk saat ini, di tengah krisis moneter ini melanda dunia, kita haruslah berfikir yang luar biasa untuk menghasilkan pemikiran yang nantinya mebuat peluang untuk Indonesia dalam mengatasi krisis global. Seperti yang telah saya uraikan diatas tentang kejenuhan bangsa barat terhadap sistem bank konvensional, dari pernyataan ini sesungguhnya ada peluang yang menjadi kunci untuk mengatasi krisis global. Peluang tersebut adalah menetapkan sistem perekonomian islam pada sistem perekonomian Indonesia. Mengapa saya menyebutkan ekonomi syariah sebagai kunci untuk mengatasi krisis global???... Sistem perekonomian islam adalah sistem perekonomian yang mana dilandasi oleh ajaran-ajaran islam. Ini bertujuan bukan hanya untuk umat islam semata, tapi untuk bumi ini. Sesungguhnya pemenuhan kebutuhan manusia yang berlandaskan nilai-nilai Islam guna mencapai pada tujuan agama (falah). Ekonomi Islam mampu menangkap nilai fenomena masyarakat sehingga dalam perjalanannya dapat mensejahterakan semua lapisan masyarakat,karena islam itu “Rahmatan Lil Alamiin” rahmat untuk seluruh alam. Selain itu ekonomi syariah itu adalah ajaran agama yang mana hal tersebut merupakan ajaran Tuhan sang pencipta dan peguasa jagad raya. Ajaran Tuhan adalah sesuatu yang mutlaq akan kebenarannya. Tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun, dan apapun. Sedangkan sistem bank konvensional adalah ideology manusia yang bersumber dari pemikiran, gagasan, keputusan, dan kesepakatan manusia. Telah kita ketahui, manusia adalah tempatnya khilaf dan salah. Jadi kekeliruan bisa saja terjadi pada penetapan sistem bank konvensional. Menetapkan sistem perekonomian islam di Indonesia akan menjadi solusi yang paling baik dan bijaksana. Hal ini bukan hanya bermaksud membenarkan suatu ajaran salah satu agama. Tetapi hal ini bertujuan untuk kesejahteraan kehidupan seluruh manusia di bumi. Dalam 2nd Bank Indonesia International Seminar on Islamic Finance, Bandung, Senin (7/5). Bapak Ahmad Heriawan (Gubernur Jawa Barat) mengungkapkan “ Berbagai kelemahan yang terdapat pada bank konvensional menjadi isu utama penyebab krisis keuangan global. System ekonomi syari’ah memiliki daya tahan yang kuat terhadap krisis keuangan global, sehingga dapat menjadi solusi.Karena dapat menjauhkan diri dari riba (bunga), lalu dapat terhindar dari sesuatu hal yang tidak transparan dan terhindar juga dari adanya berbagai spekulasi. Prinsip ekonomi konvensional cenderung spekulatif, yaitu mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya dengan berbagai cara. Ketiadaan riba dalan system ekonomi syari’ah, didukung transparansi keuangan dapat menghindarkan spekulasi. Dengan demikian, ekonomi syari’ah mungkin dapat menjadi kunci untuk mengatasi krisis keuangan di berbagai negara. Modal yang kecil lalu memperoleh untung yang sebesar-besarnya dengan berbagai cara kita sudahi saja. Prinsip tersebut harus diubah. Kita harus menciptakan ekonomi kebersamaan untuk keberlangsungan kehidupan umat manusia, Dengan berkembangnya sistem ekonomi syariah diharapkan dapat meubah prinsip tersebut ke depannya. Indonesia ini merupakan salah satu negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia. Khususnya juga wilayah Jawa Barat ada sekira 44,2 juta penduduk, yang mayoritas muslimnya juga banyak. Ini diharapkan akan membantu mendorong perkembangan ekonomi syariah,” Saya pribadi sangat setuju dengan uraian beliau. Indonesia sangatlah berpotensi untuk memulai menetapkan sistem ini dalam bidang perekonomian. Indonesia harus membuktikan pada dunia kalau sistem ekonomi syariah adalah sistem yang harus diterapkan oleh dunia. Oleh karena itu tugas generasi muda untuk memperjuangkan agar sistem ekonomi syariah diterapkan di Indonesia. Indonesia bisa. Indonesia Jaya. Daftar Pusaka: Kuntjoro Nur .2006. Thinking Out of The Box for Profit . Jakarta: QAC Publishing http://ib.eramuslim.com/2012/05/11/ekonomi-syariah (diakses pada 16 Mei 2012) http://kompas.co.id/read/xml/2008/10/02/23553141/kekhawatiran.krisis.ekonomi.global.benamkan.saham.dunia (diakses pada 16 Mei 2012)

Comments

Popular posts from this blog

KONFLIK ANTARA DANONE AQUA DAN MASYARAKAT KLATEN-JAWA TENGAH