ANGINA PEKTORIS ADALAH


Sumber: alodokter.com
Pernahkah kamu mendengar angina pektoris? Nama tersebut memang tidak begitu familiar di telinga. Menurut alodokter.com angina pektoris adalah rasa nyeri pada dada yang terjadi ketika aliran darah dan oksigen menuju otot jantung terganggu, khususnya ketika arteri jantung mengeras atau menyempit. Angina pektoris adalah penyakit yang umumnya terjadi pada orang dewasa berusia lime puluh lima tahun dingga enam puluh empat tahun dengan mayoritas penderitanya adalah laki-laki.
Penyakit ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu stabil dan tidak stabil. Angina stabil disebabkan oleh pemicu seperti kondisi medis yang mendorong jantung bekerja lebih keras, stres, olahraga berat, cuaca dingin dan masalah pencernaan. Ketika gejala yang timbul adalah nyeri pada dada, biasanya akan membaik dalam waktu lima menit setelah mengonsumsi obat dan istirahat. Angina stabil berpotensi mengakibatkan serangan jantung atau stroke jika tidak ditangani dengan cepat. Sedangkan angina tidak stabil merupakan nyeri dada yang dirasakan tanpa adanya penyebab awal yang jelas dan biasanya tidak kunjung membaik setelah istirahat atau meminum obat. Nyeri yang disebabkan akan lebih lama, yaitu sekitar tiga puluh menit. Angina tidak stabil ini merupakan kondisi darurat yang harus segera membutuhkan penanganan medis. Dalam beberapa kasus, seseorang dapat terkena angina varian, yaitu nueri hebat yang terjadi ketika seseorang sedang istirahat dan biasanya dipicu oleh kejang urat atau penyempitan arteri sementara.
Apa saja penyebab dari angina pektoris ini? Menurut halodoc.com penyebab dari angina pektoris adalah stres, merokok, timbunan lemak, udara dingin, kolesterol, makan secara berlebihan, diabetes dan pembekuan darah yang mengurangi atau menghalangi aliran darah menuju jantung. Risiko mengalami angina pektoris meningkat ketika seseorang memasuki usia tua, memiliki keturunan kelainan jantung atau gejala angina, dan diabetes. Selain itu gaya hidup juga menjadi faktor yang dapat meningkatkan risiko seperti mengonsumsi alkohol, merokok, kurang berolahraga, dan obesitas.
Apa saja gejala dari angina pektoris? Dilansir dari klikdokter.com gejala utama dari penyakit ini adalah nyeri dada terutama di sisi kiri atau tengah dada. Sensasi nyeri yang dirasakan seperti ditekan oleh barang yang sangat berat, terbakar dan seperti diremas-remas. Nyeri juga dapat terasa di ulu hati, leher, bahu, rahang bawah dan punggung. Pada penyakit ini, nyeri akan muncul setelah ada pemicu dari aktivitas berat seperti setelah melakukan olahraga berat, kedinginan, dan mengalami emosi berlebihan. Nyeri dapat berlangsung selama satu sampai lima menit dan akan membaik setelah mengonsumsi nitrogliserin dan istirahat. Gejala lainnya adalah sesak napas, mual, pusing, gelisah, keringat berlebih dan mudah lelah. Kamu yang menderita mungkin juga akan merasakan nyeri yang sama seperti gejala penyakit asam lambung (GERD).
Terdapat beberapa cara untuk mendiagnosis penyakit ini seperti melakukan tes tekanan darah menggunakan tensimeter, tes darah untuk memantau potensi pemicu seperti kadar kolesterol dan fungsi organ hati. Selain itu terdapat tes urine untuk memeriksa fungsi ginjal penderita.
Pada pengobatan, terdapat dua pengobatan utama untuk angina pektoris seperti mengendalikan penyakit yang mencetus angina pektoris pada si penderita seperti hipertensi, diabetes, kolesterol dan obesitas. Selain ini dapat dilakukan dengan menghindari paparan asap rokok. Jika kamu seorang perokok aktif, berhentilah merokok dan jika perokok pasif, jauhilah asap rokok. Pasien yang memiliki penyakti ini dianjurkan untuk menjaga kadar kolesteros LDL (low density lipoprotein) kurang dari 70 mg/dl.
Angina pektoris adalah penyakit yang tidak mudah untuk didiagnosis karena memiliki gejala yang mirip dengan penyakit lain. Segeralah berkonsultasi pada dokter jika kamu mengalami gejala-gejala tersebut.


Comments

Popular posts from this blog

SURAT KETERANGAN KESEHATAN ROHANI DAN JASMANI UNTUK PERSYARATAN MENGURUS NIDN

SELLY: SI KEYBOARD AJAIB UNTUK PENJUAL ONLINE